News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

UE Setujui Dana 580 Miliar Dolar untuk Mitigasi Dampak COVID-19

UE Setujui Dana 580 Miliar Dolar untuk Mitigasi Dampak COVID-19



SULSEL INFO ■ Uni Eropa menyetujui paket bantuan 580 miliar dolar untuk membantu mengurangi dampak lockdown karena pandemi virus corona di negara-negara anggotanya.

Presiden Dewan Eropa Charles Michel, Kamis (24/4) mengatakan paket itu diharapkan operasional pada 1 Juni. Michel mengatakan dana ini akan membantu membayar upah yang hilang, membuat perusahaan tetap berjalan dan mendanai sistem layanan kesehatan. Ia menjelaskan, “Kami semua sepakat bahwa kesehatan dan keselamatan warga kami adalah yang utama. Kami juga sepakat untuk terus mengikuti situasi dengan cermat, khususnya karena kita mendekati musim liburan, dan untuk berkoordinasi sebanyak mungkin guna memastikan pencabutan pembatasan secara tertib dan bertahap.”

Pada KTT virtual hari Kamis (23/4), para pemimpin Uni Eropa sepakat mengenai dana pemulihan, tanpa memberi angka spesifik, yang dimaksudkan untuk membangun kembali ekonomi blok beranggotakan 27 negara itu. Namun, para pejabat mengatakan 1,1 triliun hingga 1,6 triliun dolar diperlukan untuk itu.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan dampak krisis ekonomi karena wabah virus corona ini belum pernah dihadapi sebelumnya pada masa modern. Ia mengemukakan, “Sementara pandemi tak kenal batas dan kewarganegaraan, sebagian negara jelas terpukul lebih parah daripada yang lainnya. Dan kalau kita tidak bertindak tegas dan bersama-sama, pemulihan tidak akan merata dan perbedaan di antara negara-negara anggota akan meningkat. Karena itu saya sangat gembira karena para pemimpin pada malam ini menugaskan Komisi untuk membentuk tanggapan bersama kita terhadap krisis.”

Dana itu sangat diperlukan di negara-negara yang paling terpukul oleh wabah virus corona di Eropa, Italia dan Spanyol. [uh/ab]

(sumber; VOA)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

loading...

Posting Komentar